Ketika Ibu Menyusui Saling Berbagi…
Sumber:
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/02/15433849/ketika.ibu.menyusui.saling.berbagi…
JAKARTA, SABTU – “Mbak, payudaraku bengkak pas baru-baru nyusuin si Galang. Kenapa ya?,” lontar Hani, seorang ibu muda. Hani baru saja melahirkan anak pertamanya, Galang, 4 bulan lalu. Kini, ia masih memberikan ASI eksklusif bagi Galang.
Pertanyaan itu diajukannya pada Rita, temannya yang sama-sama masih menyusui bayinya. Bedanya, anak Rita, Razanali sudah berusia 1,5 tahun. “Mbak Rita kan lebih pengalaman dari aku,” kata Hani. Rita pun akhirnya menjelaskan apa yang ia ketahui tentang keluhan Hani. Itulah salah satu topik yang menjadi bahasan para ibu menyusui. Hani dan Rita, baru satu kali ini kopi darat (kopdar), tepatnya, di acara “Menyusui Serentak Ibu Indonesia” di Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (2/8).
Sebelumnya, mereka hanya saling sapa lewat milis yang beranggotakan ibu-ibu menyusui. Milis tersebut beralamat asiforbaby@yahoogroups.com. “Iya, kita cuma hapal nama dan alamat emailnya aja. Makanya seneng waktu akhirnya bisa ketemu disini. Obrolan ibu-ibulah, semua hal diomongin, haha,” kata Rita.
Rita sudah 4 tahun bergabung di milis itu. Apa saja yang diceritakan ibu-ibu menyusui itu? “Wah, banyak mbak. Mulai dari ASI yang sedikit, payudara bengkak, anak nggak mau makan, cara penyimpanan ASI gimana, banyak deh,” lanjutnya.
Bagi Hani yang belum berpengalaman, berbagi cerita dan masalah yang dihadapi tentang segala hal yang berkaitan dengan anak sangat membantunya. “Enak, sebentar aja udah dapet solusinya. Apalagi, temen-temen yang ngasih saran biasanya juga memperkuat sarannya itu dengan artikel-artikel pendukung. Misalnya, dulu aku bingung, ASI bener penting apa nggak. Akhirnya di milis dikasih banyak info dari WHO lah, tentang pentingnya ASI,” papar Hani.
Menurut Wakil Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar, anggota dari milis yang dikelola AIMI tersebut telah berjumlah 2400 orang. Rata-rata, anggotanya adalah ibu-ibu muda dan bekerja. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri.
“Ya orang Indonesia semua sih. Tapi ada yang tinggal di luar negeri. Dengan saling berbagi, ibu-ibu menyusui ini akan tahu bahwa mereka tidak sendiri. Jadi, kalau ada masalah bisa saling berbagi,” kata Nia. Melalui milis pula, AIMI mengkampanyekan pentingnya memberikan ASI bagi bayi. (ING)
